Mahasiswa UNDIP Gelar Pelatihan CapCut untuk Pustakawan UPA Perpustakaan Polines dalam Mendukung Program Library Branding

Di tengah perkembangan media digital yang semakin pesat, perpustakaan dituntut untuk mampu beradaptasi dalam membangun citra dan menjangkau pemustaka secara lebih luas. Menjawab tantangan tersebut, tiga mahasiswa Universitas Diponegoro, yakni Abdullah Jalal Mahmud, Ilham Syahputra, dan Minan Faiz Fausta Rafa, melaksanakan kegiatan pelatihan Library Branding melalui Pemanfaatan Aplikasi CapCut di UPA Perpustakaan Politeknik Negeri Semarang (Polines). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Job Training semester 5 yang berlangsung selama 36 hari kerja sebagai bentuk kerja sama antara UNDIP dan Polines. Melalui pelatihan ini, mahasiswa berperan sebagai fasilitator dalam meningkatkan kompetensi pustakawan dalam mengolah konten video kreatif untuk mendukung strategi promosi dan branding perpustakaan di era digital.

Pelatihan ini diselenggarakan pada Kamis, 19 Februari 2026, sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung transformasi digital perpustakaan. Seiring dengan meningkatnya penggunaan media sosial sebagai sarana komunikasi publik, perpustakaan perlu menghadirkan konten yang tidak hanya informatif, tetapi juga menarik secara visual dan relevan dengan karakter generasi muda. Oleh karena itu, pelatihan CapCut dipilih sebagai langkah strategis untuk membekali pustakawan dengan keterampilan dasar hingga menengah dalam proses penyuntingan video yang aplikatif dan mudah diimplementasikan.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa bertindak sebagai fasilitator yang memberikan pendampingan secara langsung kepada pustakawan. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan fitur dasar CapCut, teknik pemotongan dan penyusunan klip, penambahan teks serta elemen visual, hingga strategi penyusunan konten yang sesuai dengan identitas dan citra perpustakaan. Kegiatan ini dilaksanakan secara interaktif, sehingga pustakawan tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga mempraktikkan langsung pembuatan konten video sebagai bagian dari strategi library branding.

Melalui pelatihan ini, pustakawan memperoleh pemahaman yang lebih sistematis mengenai teknik dasar penyuntingan video dan strategi penyusunan konten yang selaras dengan identitas perpustakaan. Beberapa konten percobaan berhasil diproduksi sebagai bentuk implementasi langsung dari materi yang diberikan. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis tetapi juga memperkuat kesadaran akan pentingnya konsistensi branding dan pemanfaatan media sosial sebagai sarana komunikasi layanan. Kepala UPA Perpustakaan Polines, Bapak Muhammad Syam Suryanto, S.Sos., menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa UNDIP serta menegaskan bahwa pelatihan ini bermanfaat dan relevan dengan kebutuhan pengembangan branding digital perpustakaan sehingga akan diterapkan secara berkelanjutan. Kegiatan ini juga dirasakan manfaatnya oleh para pustakawan. Sebagai wujud sinergi antara Universitas Diponegoro dan Politeknik Negeri Semarang, kolaborasi ini memberikan pengalaman praktik profesional bagi mahasiswa sekaligus berkontribusi langsung terhadap pengembangan kapasitas dan inovasi layanan perpustakaan. Diharapkan kerja sama tersebut dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif di masa mendatang.

Bagikan di:

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Berita terkait