Empat mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro menghadirkan inovasi Library Pathfinder dalam kegiatan Job Training di Perpustakaan Fakultas Hukum Undip yang berlangsung pada 29 Desember 2025 hingga 20 Februari 2026. Inovasi ini dibuat sebagai solusi penelusuran referensi yang lebih terarah dan sistematis bagi sivitas akademika Fakultas Hukum.
Library Pathfinder: Solusi Penelusuran Referensi Hukum
Library Pathfinder disusun sebagai respon atas kebutuhan mahasiswa hukum yang mengalami kesulitan dalam menemukan referensi yang relevan dan kredibel. Mahasiswa Ilmu Perpustakaan dan Informasi merancang panduan yang terstruktur dan mudah digunakan. Isinya memuat daftar sumber referensi berdasarkan 12 bidang kajian yang meliputi hukum pidana, hukum perdata barat, hukum bisnis, hukum agraria, hukum adat, hukum islam, hukum acara, hukum administrasi negara, hukum tata negara, hukum internasional, hukum dan masyarakat, dan dasar-dasar ilmu hukum. Pathfinder ini juga berisi rekomendasi sumber referensi dari berbagai bentuk mulai dari buku fisik dan elektronik, jurnal nasional maupun internasional, serta tautan video YouTube.
Dalam proses penyusunanya, mahasiswa melakukan analisis kebutuhan informasi pengguna, pemetaan subjek, dan seleksi sumber otoritatif. Formatnya disusun secara sistematis agar praktis dan aplikatif. Inovasi ini menegaskan peran pustakawan sebagai fasilitator literasi informasi dan mitra dalam mendukung penelitian akademik.

Pengalaman Praktik yang Menguatkan Kompetensi
Pengembangan Library Pathfinder didukung oleh pengalaman komprehensif selama magang. Pada aspek teknis, mahasiswa terlibat dalam pengolahan koleksi, mulai dari inventarisasi, klasifikasi, katalogisasi, pelabelan, pemasangan RFID, hingga shelving. Kegiatan ini memberikan pemahaman langsung tentang struktur koleksi dan sistem temu kembali informasi.
Mahasiswa juga berkontribusi dalam pengelolaan artikel ilmiah pada Diponegoro Law Journal, khususnya pada tahap layouting dan pengecekan format sebelum publikasi. Pengalaman ini memperluas wawasan mengenai standar penerbitan ilmiah dan proses diseminasi penelitian.
Selain itu, mahasiswa melakukan input dan pengelolaan skripsi mahasiswa Fakultas Hukum ke dalam repositori institusi Undip. Proses ini meliputi pengisian metadata dan unggah dokumen sebagai bagian dari preservasi digital. Keterlibatan dalam pengembangan konten media sosial perpustakaan juga melatih kemampuan komunikasi informasi secara kreatif, mulai dari perencanaan ide hingga publikasi.

Kontribusi dan Harapan ke Depan
Melalui inovasi Library Pathfinder, mahasiswa IPI tidak hanya memperoleh pengalaman praktik, tetapi juga menghasilkan luaran yang bermanfaat bagi Perpustakaan Fakultas Hukum Undip. Pathfinder ini diharapkan dapat menjadi panduan berkelanjutan yang mempermudah proses pencarian referensi dan meningkatkan kualitas penelitian mahasiswa.
Ke depan, inovasi ini berpotensi untuk terus dikembangkan dan diperbarui sesuai kebutuhan pengguna. Library Pathfinder juga dapat menjadi model layanan referensi yang adaptif dan kolaboratif di lingkungan perguruan tinggi, sekaligus memperkuat budaya literasi informasi di Fakultas Hukum Undip.



